Basis Data

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengertian Sistem : Kumpulan elemen-elemen atau komponen-komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu

 

Pengertian Data : Fakta mengenai objek, orang, peristiwa, dan lain-lain.

 

Pengertian Informasi : Data yang telah diolah dan memberikan makna/manfaat bagi penggunanya.

 

Pengolahan Data
-Agar Data dapat berarti bagi penggunanya perlu untuk diolah dengan cara tertentu melalui Pengolahan Data.
-Pengolahan data terdiri dari 4 komponen : Input, Proses, Output, Penyimpanan.

 

PENGERTIAN SISTEM BASIS DATA
Sekumpulan subsistem/komponen yang saling berinteraksi untuk mendukung ketersediaan basis data.

 

Subsistem atau komponen dari sistem basis data terdiri dari :
-Basis data
-Perangkat lunak (software) untuk merancang dan mengelola basis data
-Perangkat keras (hardware) sebagai pendukung pengelolaan basis data
-Manusia (brainware) merupakan pemakai basis data, atau perancang basis data

 

Aplikasi Basis Data 
-Industri manufaktur : produksi, persediaan, pemesanan
-Manajemen rumah sakit: registrasi, rekam medis, perawatan
-Manajemen perpustakaan : seluruh transaksi
-Perhotelan: seluruh transaksi
-Perbankan : melayani seluruh transaksi
-Perguruan tinggi : Mahasiswa, keuangan, akuntansi, lulusan
-Penerbangan : reservasi, jadwal penerbangan
-Penjualan : pelanggan, produk, penjualan, pemasaran
-Personalia : rekaman karyawan, gaji, pajak
-Dan lain-lain

 

Pentingnya Basis Data
-Perkembangan volume data yang diolah menyebabkan kebutuhan akan pengelolaan data secara terpadu dengan bantuan peralatan komputer
-Agar dapat menyajikan informasi yang cepat dan akurat, karena idealnya basis data yang diciptakan mendukung SIM dalam menyajikan informasi yang cepat dan akurat kepada pimpinan.

 

File System : Kumpulan file yang diakses oleh program aplikasi.

 

Pengguna Basis Data :
-Administrator Basis Data (DBA)
-Perancang Basis Data
-Pemrogram dan Analis Sistem
-Pengguna Aplikasi (End Users)

 

TEKANAN DALAM BASIS DATA
Yang dimaksud dengan Tekanan dalam basis data adalah hal-hal/aturan yang sepatutnya diikuti sebagai standar untuk menyebut data sebagai basis data. Aturan yang dimaksud sebagai berikut :
-Tidak terjadi Kerangkapan Data
-Tidak menimbulkan Inkonsistensi Data
-Tidak menimbulkan Isolasi Data.
-Tidak terjadi Kerangkapan Data. Basis data tidak boleh mengandung data-data yang tercatat secara berulang-ulang yang semestinya tidak diperlukan.
-Tidak menimbulkan Inkonsistensi Data. Inkonsistensi data adalah data yang berbeda pada kolom yang sama tetapi mengacu pada kunci data yang sama. Hal-hal yang menyebabkan terjadi inkonsistensi data diantaranya Pemasukan data yang tidak benar karena kerangkapan data.
-Tidak menimbulkan Isolasi Data. Yang dimaksud dengan data yang terisolasi adalah terdapat data atau file yang tidak dapat diakses oleh program aplikasi dikarenakan tidak adanya keterhubungan antara satu file dengan file lainnya (relasi antar file)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: