Sistem Operasi (Operating System)

*Pengertian Sistem Operasi 

Apa itu sistem operasi? Sistem operasi merupakan sekumpulan dari beberapa perintah atau intruksi dari program pengendalian komputer yang sudah dibuat oleh pabrik komputer. Pembuatan sistem operasi harus mempertimbangkan cara kerja dari perangkat keras dan lunak yang beredar saat ini. Saat komputer kita hidupkan, BIOS (Basic Input Output System) komputer akan memeriksa semua perangkat keras yang terpasang di dalam motherboard. Program ini disimpan dalm chip IC yang disebut ROM (Read Only Memory) dan selalu bekerja mengontrol hardware yang terpasang pada motherboard.

Sistem operasi komputer yang sering digunakan di Indonesia adalah PC-DOS dan MS DOS. PC DOS dibuat oleh pengusaha Microsoft Corporation. Sistem ini dibuat dengan DOS (Disk Operating System). DOS merupakan kumpulan dari beberapa perintah dalam komputer yang berperan untuk mendukung dan menyatukan kerja perangkat keras dengan perangkat lumak dalam satu sistem sehingga semua perangkat yang ada di dalam komputer dapat kerja secara teratur.

Sistem operasi terdiri atas perangkat lunak yang berfungsi untuk mengendalikan sistem komputer. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur proses input dan output atau sering disebut proses I/O. Fungsi utama dari sistem operasi adalah untuk memanajemen proses program yang sedang dijalankan, manajemen data masukan, dan manajemen data kelurahan. Di samping itu, sistem operasi menjamin komunikasi antara program aplikasi dan perangkat keras dalam keadaan aman dan konsisten.

*Beberapa Contoh Sistem Operasi 

Pada awalnya, sistem operasi komputer selalu dioperasikan di bawah perintah DOS. Dalam perkembangannya, teknologi program aplikasi komputer membutuhkan perintah dan kerja komputer yang sangat cepat dan akurat. Kemudian, para pakar teknologi informasi dan komunikasi mulai mendesain kerja komputer dengan membuat perangkat lunak operasional komputer Under Windows (berbasis windows). Kelebihan sistem operasi Under Windows dibandingkan dengan DOS adalah kemampuan untuk melakukan beberapa program sekaligus secara bersamaan.

1. Sistem Operasi Windows

Sistem operasi Windows diperkenalkan pertama kali pada tahun 1985 oleh perusahaan Microsoft Corporation di Amerika Serikat. Perusahaan itu didirakan oleh William Hendry Gates atau yang akrab di panggil Bill Gates. Saat itu, Microsoft tumbuh menjadi pabrik pembuat perangkat lunak dan sistem operasi yang paling terkenal dan laku di dunia. Sistem operasi Windows yang pertama dibuat adalah Windows 3.0. Windows 3.0 merupakan kelanjutan dari Windows 1.0 dan Windows 2.0 yang telah dimunculkan. Selanjutnya, berkembang menjadi Windows 3.11. Selanjutnya, Windows95, Windows 98, Windows NT, Windows ME, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003, Windows 2005, Windows Vista, dan terakhir Windows 7.

2. Sistem operasi LINUX

Selain Window ada juga sistem operasi lain yang tak kalah terkenalnya di pasaran dunia, yaitu sistem operasi LINUX. Sistem operasi LINUX merupakan pengembangan dari sistem operasi sebelumnya, yaitu UNIX. Jika Windows harus membeli karena pemegang hak cipta dimiliki oleh Microsoft Coorporation, tetapi LINUX bersifat open source, artinya semua orang bisa menggunakan dan menambah dengan bebas tanpa bayar. Walaupun LINUX bersifat open source, tetapi untuk menginstalnya ke dalam komputer harus memiliki komputer dengan spesifikasi teknologi IC yang tinggi. LINUX dapat diinstal minimal pada komputer pentium 4 dengan memori yang tinggi. Jika komputer tidak memiliki spesifikasi tersebut, sistem operasi LINUX akan lambat bahkan tidak dapat dioperasikan. Karena LINUX harus menggunakan komputer dengan spesifikasi yang bagus. Banyak pengguna komputer di Indonesia lebih memilih menggunakan sistem operasi Windows.

*Cara Kerja Sistem Operasi 

Saat komputer pertama kali dinyalakan, program yang dijalankan pertama kali adalah sestem operasi. Sistem operasi tersebut akan mengatur semua proses yang terjadi di dalam komputer. Untuk mengatur bagaimana proses itu berlangsung saat komputer dinyalakan, perhatikan proses berikut ini.

  • Sistem BIOS (Basic Input Output System) akan membaca semua periferal yang ada pada komputer. Jika terjadi kesalahan (eror), BIOS akan memberi suara ?beep?. Setiap kesalahan yang berbeda akan memberikan suara beep yang berbeda pula.
  • Jika tidak ada kesalahan BIOS akan memroses dan membaca hard disk fase sektor 0 yang berisi sistem operasi. Jika ditemukan sistem operasi, maka BIOS akan memberikan tugas selanjutnya kepada sistem operasi yang ada.
  • Oleh sistem operasi, semua informasi yang dikirim oleh BIOS akan digunakan untuk melakukan booting selanjutnya. Akhirnya, sistem komputer berjalan dan dapat kita gunakan.
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: